Ilustrasi narkoba. Foto: Tribunnews.com

IDNews.co.id – Banyak 68 orang di tangkap dalam dua penggerebekan terpisah yang diduga terkait narkoba dan pesta seks di Kuala Lumpur, minggu saat kemarin.

Kepala Polisi Kuala Lumpur Mazlan Umum mengatakan kalau polisi menangkap 15 orang yang terdiri atas sembilan pria dan enam wanita berumur pada 19 sampai 44 tahun selama penggeledahan pertama dalam suatu kondominium di Jalan Ceylon.

” Diantara mereka yang ditahan yaitu empat pria yang disebut warga negara Thailand dan dua wanita warga negara Indonesia. Sedangkan bekasnya yaitu warga ditempat, ” kata Mazlan.

” Selama penggerebekan, semuanya tersangka sedang ada dibawah dampak obat-obatan. Setelah diperiksa, polisi menemukan 4. 000 pil erimin dan 19 pil ekstasi, ” katanya seperti dikabarkan Channel News Asia.

Sebelumnya, polisi juga udah melakukan penggeledahan yang lain pada Jumat minggu lalu dalam suatu kondominium di Jalan Ampang. Banyak 53 orang berumur pada 14 sampai 29 tahun di tangkap.

” Dalam penggerebekan itu kami menemukan enam pria dan tiga wanita di ruangan pertama. Disamping itu, 23 pria dan 21 wanita ada di kamar kedua di percayai tersangkut dalam aktivitas seksual, ” tutur Mazlan Umum.

” Remaja berumur 14 tahun yang ditahan itu yaitu warga negara Indonesia dan polisi juga mengambil pil ekstasi, ” kata dia.

Semuanya yang di tangkap, dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Mazlan mengatakan, ada sindikat yang menyimpan aktivitas seks dan kegiatan yang terjalin dengan narkoba yang menyertakan remaja dan mengiklankan kegiatan ini melalui aplikasi perpesanan WeChat.

” Mereka menggunakan modus operandi ini karena remaja tidak diizinkan masuk ke pusat hiburan. Jadi mereka menyewa kondominium dan mengatur pesta. Remaja yang pingin join akan digunakan biaya masing-masing RM100 sampai RM200, ” katanya.

Semuanya tersangka diserahkan untuk penyelidikan seterusnya. Mazlan menambahkan kalau polisi akan juga mencatat pernyataan dari pemilik kondominium.(ndi)

LEAVE A REPLY