IDNEWS.CO.ID –¬†Beberapa kondisi mengakibatkan seseorang dapat kehilangan anggota tubuhnya, misal kaki. Kondisi-kondisi seperti penyakit pembuluh darah perifer, diabetes, trauma karena kecelakaan, atau kanker bisa saja mengharuskan pasiennya diamputasi.

Salah satu cara untuk membuat pasien amputasi tetap aktif bergerak yakni dengan kaki prostetik. Menurut Prof Dr dr Angela BM Tulaar, SpKFR(K), spesialis kedokteran fisik serta rehabilitasi mengatakan hampir semua jenis amputasi dapat menggunakan prostetik.

“Makanya prostesis itu akan disesuaikan, misalnya dia penyakit, yang kita harus perhatikan misalnya aliran darahnya ke arah situ, kemungkinan infeksi dan lain-lain. Itu semua mesti diperhitungkan,” tuturnya pada IDNEWS.CO.ID saat dijumpai di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Depok, Minggu (17/3/2019).

Akan tetapi Prof Angela mengatakan, menggunakan prostetik juga dapat mengakibatkan infeksi bila tidak selalu dibersihkan pada bagian puntungnya. Infeksi inilah yang nanti malah membuat kondisi bekas amputasi jadi lebih parah.

“Risikonya itu mesti diperiksa, setiap hari dia harus periksa, jangan-jangan mulai ada lecet. Bisa saja ada luka, kalau misal ada gesekan dalam prostesis serta tidak cukup bantalannya misal,” katanya.

Prof Angela menambahkan, semua orang yang menggunakan prostetik tak perlu malu. Yang terpenting prostetik bisa membantu melakukan aktivitas sehari-hari sehingga tetap produktif.

(ria)

LEAVE A REPLY