Bangunan pencakar langit kini menyebar ke kawasan pinggiran kota Melbourne, salah satunya di daerah Box Hill.

IDNEWS.CO.ID – Dalam sejumlah tahun terakhir pembangunan gedung tinggi yang dahulunya cuma di pusat kota Melbourne saat ini sudah menebar ke kawasan pemukiman tepi kota.

Sarana gedung tinggi tawarkan berbagai kemudahan sarana buat penduduk. Tapi banyak yang kuatir gedung tinggi membuat pinggir kota jadi hutan beton.

Di Box Hill sudah ada sejumlah gedung pencakar langit.

Satu diantaranya yakni di kawasan pemukiman Box Hill sekitar 20 km sisi timur dari pusat kota.

Pembangunan gedung-gedung tinggi ini sejumlah disaksikan sebagai bukti mengembangnya ekonomi, sejumlah melihat lingkungan mereka berubah jadi hutan beton.

Dalam survey yang dilakukan oleh Australia Talks National Survey sebagian besar penduduk Australia (61 persen) mengatakan perkembangan penduduk yakni masalah di negara ini.

Oliver dan Marian Chin mengatakan mereka sudah tidak sabar untuk pindah ke apartemen baru, yang berada di Sky One Tower di Box Hill yang memiliki 36 lantai.

A Taiwanese woman with short black hair, glasses, red floral cardigan sits on couch next to bald man with glasses in pink shirt Marian dan Oliver Chin mengatakan tinggal di gedung apartemen tinggi di Box Hill membuat mereka dekat sama berbagai sarana.

Dengan tinggi 122 meter, kompleks apartemen ini saat ini merupakan bangunan paling tinggi di luar pusat kota Melbourne yang dikenal dengan panggilan Melbourne CBD.

Sky Tower ini mengalahkan gedung tinggi lainnya di kawasan yang sama Whitehorse Towers yang memiliki tinggi 115 yang terletak cuma sejumlah ratus meter jauhnya.

Pembangunan lain bernama Sky Village yang akan memiliki 18 lantai dengan kompleks untuk pemukiman dan usaha pula sedang dibuat.

Pasangan keluarga Chin ini yang semula berasal dari Taiwan, saat ini ingin pindah dari rumah mereka di Balwyn, yang punya jarak sejumlah kilometer jauhnya dari Box Hill.

Mereka mengatakan apartemen baru di area Box Hill ini begitu sesuai dengan keinginan mereka untuk pensiun.

A picture showing a Chinese-style gate made of red lights as people cross roads between high sky rise buildings Satu diantara gedung baru di Box Hill Sky Village.

“Saat ini ane senang dengan gedung ini. Serta kawan-kawan ane bergurau “ya kamu saat ini pindah ke sebuah kapal pesiar besar.” kata Marian Chin yang berumur 68 tahun.

Buat keluarga China, kepindahan ini yakni peluang untuk membuat komunitas baru, dengan beberapa bagian keluarga dan kawan-kawan mereka pula tinggal di gedung yang sama.

Oliver Chin (72 tahun) mengatakan di saat ia bertambah tua, mereka ingin tinggal di kawasan yang dekat sama rumah sakit, perpustakaan, pusat belanja, dan toko makanan Asia.

Kami mengupayakan mengawasi diri kita bila dapat sampai meninggal kelak,” tuturnya.

“Ane tidak ingin gantungkan diri pada seorang lain. Dengan tinggal di sini kami dapat melakukannya.”

Rimba beton

Tapi buat sejumlah penduduk seperti Angela yang tidak ingin menyebutkan nama keluarganya, ia saat ini sedih karena kawasan pemukiman seperti Box Hill dipenuhinya dengan gedung-gedung tinggi.

Ia mengatakan dulu di beli rumah di Box Hill karena terkenal karena pemukiman yang hijau di kawasan Timur, tapi pembangunan yang cepat membuat kawasan ini begitu beralih.

A woman with blonde hair wears a dark grey beanie with sunglasses on her head and looks off into the distance. Angela seorang penduduk Box Hill mengatakan ia tidak senang dengan pembangunan yang demikian cepat disana.

“Ini bukanlah situasi sewaktu kami dulu beli,” tuturnya.

“Buat mereka yang sudah lama tinggal di sini kami beli rumah di sini karena kawasan hijau dan banyak pohon.”

“Udaranya fresh dan beberapa anak dapat main di luar rumah dan menyenangkan. Saat ini keadaannya tidak demikian.”

Angela mengatakan ia tidak menantang adanya pembangunan gedung, tapi bangun banyak gedung baru dengan 30 lantai terlalu banyak dan dilakukan tanpa konsultasi dengan penduduk.

“Ini terjadi cepat, terlalu cepat. Serta ane sangka mereka tidak merencanakan secara baik.”

“Ane tahu mereka ingin menjadikan (Box Hill) sebagai CBD kedua.”

“Di sini tidak ada berjalan-jalan yang mendukung. Kita tidak memiliki insfrastruktur untuk mendukung.”

Selalu ada yang menantang

Pertanyaan perihal makin banyaknya gedung bertingkat tinggi dan banyaknya penduduk yang makin bertambah tidaklah terbatas di Box Hill saja, karena penduduk Sydney dan Melbourne diperkirakan akan sejumlah 8 juta di tahun 2050.

Menurut sensus tahun 2016, makin bertambah penduduk Australia yang tinggal di apartemen, dengan tingkat hunian apartemen naik 78 persen dalam 25 tahun terakhir.

Walikota Whitehorse City Council Sharon Ellis mengatakan sejumlah gedung pencakar langit sudah di setujui pembangunannya di wilayahnya dan makin bertambah akan dibuat di saat depan.

“Selalu akan ada yang menantang pembangunan dimana saja,” tuturnya.

“Permasalahan tempat parkir satu diantara masalah utama yang paling di khawatirkan penduduk.”

Tapi ia mengatakan adanya pergantian akan bawa kegunaan, dan pembangunan pula menciptakan perkembangan, baik lapangan kerja atau kemudahan buat penduduk yang ada.

“Ini yakni fakta yang harus kita terima karena banyaknya penduduk kita terus bertambah,” tuturnya.

“Dahulu yang banyak dibuat yakni rumah satu lantai dengan tanah rata-rata 250 meter persegi, tapi sebenarnya itu tidak dapat dilakukan,” imbuhnya.

Penduduk Australia harus beralih, karena Sharon Ellis dan mengatakan makin bertambah anak muda yang lebih pilih tinggal di apartemen, biarpun ada laporan lain yang mengatakan generasi milenial tidak ingin tinggal di apartemen dan ingin memiliki rumah yang ada halaman belakangnya. (ndi)

LEAVE A REPLY