Habib Bahar bin Smith Foto: Pantau

IDNEWS.CO.ID – Penyidik Bareskrim Polri akan mendalami seputar materi ceramah dari Pendiri Majelis Pembela Rasulullah, Habib Bahar bin Smith di Tangerang, beberapa waktu lalu. Saat ceramah, Habib Bahar menyebut Presiden Indonesia Joko Widodo seorang banci.

“Ya, betul kira-kira seperti itu (seputaran ceramah Habib Bahar),” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, saat dikonfirmasi, Kamis (6/12/2018).

Kendati begitu, Dedi masih belum mau menerangkan lebih dalam materi penyidikan. Alasannya, hal tersebut merupakan kewenangan dari seorang penyidik untuk merangkai satu konstruksi perkara.

“Kalau teknis penyidik,” kata Dedi.

Habib Bahar bin Smith sudah tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, untuk menjalani pemeriksaan penyidik. Dia hadir sekitar pukul 11.27 WIB.

Dengan mengenakan kacamata hitam, Habib Bahar bungkam menghadapi wartawan yang mencecar sejumlah pertanyaan kepadanya. Habib Bahar yang mengenakan pakaian berwarna putih dengan peci putih dipoles dengan sorban, langsung digiring oleh penyidik Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan.

Pemeriksaan ini merupakan proses lanjutan dari pelaporan Jokowi Mania (Joman) terkait ceramah Habib Bahar, lantaran diduga telah melakukan kejahatan terhadap penguasa umum dan menyebarkan ujaran kebencian.

Sementara itu, status perkara yang menjerat Habib Bahar, Bareskrim Polri, saat ini sudah meningkatkan ke tahap penyidikan. Terkait hal tersebut, polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap 11 saksi dan empat ahli. (ndi)

LEAVE A REPLY