Ilustrasi narkoba. Foto: Tribunnews.com

IDNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya terus melakukan usaha pencegahan pada penyelewengan narkoba di lingkungan universitas dengan mengutamakan beberapa langkah defensif. “Yg tentu, kami bekerja bersama-sama dengan perguruan tinggi dan sertakan semuanya elemen yang ada pada universitas, baik itu dosen, senat dan mahasiswa,” kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Gatot Pramono usai memberikan kuliah umum tentang andil mahasiswa dalam menjaga kebinekaan untuk mahasiwa di Universitas Universitas Trisakti Jakarta, Minggu (18/8/2019).

Dia menjelaskan, beberapa langkah defensif itu bisa dilakukan melalui penyuluhan-penyuluhan oleh Polri sebagai usaha memperhitungkan penyelewengan narkoba di lingkungan universitas. “Lebih baik dilakukan langkah defensif dibandingkan beberapa langkah penegakan hukum,” ujarnya.

Terkecuali, sambung ia, jika masalah penyelewengan narkoba memang sudah ada atau ditemukan. Hal tersebut semestinya butuh dilanjut dengan adanya langkah penegakan hukum. Langkah itu pun tidak cukup dilakukan pengelola universitas saja, tapi butuh dapat dukungan aparat terkait untuk menindak sampai ke pengedar.

Secara umum, dia mengatakan, halangan narkoba di universitas memang ada, tapi tidak demikian besar dikarenakan beberapa kasus narkoba yang ditemukan cuma hanya pengguna. “Rata-rata yang ditemukan di universitas yakni pengguna. Jadi langkah ke depan adalah memperhitungkan atas masalah mirip,” ujar Gatot ia.

Disamping itu, obyek utama dari faksi berwajib, jelas ia, adalah tangkap para bandar dan pengedar narkoba. Baik barang haram itu berasal dari luar negeri maupun rumah-rumah industri dalam negeri. “Jadi kami berharap keaktifan dari semuanya elemen untuk melaporkan, baik Polri, BNN dan tentulah mahasiswa dan orang di lingkungan universitas,” pungkas ia.(fat)

LEAVE A REPLY