Ilustrasi penipuan. Foto: Tribunnews.com

IDNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya mengungkap korban penipuan property di kawasan Tebet, Jakarta Selatan bertambah dan saat ini jadi enam orang. “Tempo hari kian bertambah. Kan awalnya tiga setelah itu ada yang melaporkan enam,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Ia mengatakan, sampai saat ini kepolisian masih menyidik empat tersangka. Tiga salah satunya telah tuntas. “Ada empat tersangka. Kita tampilkan tiga. Yang satu kita masih melakukan pendalaman. Kita masih tunggu,” kata Argo.

Untuk menegaskan banyaknya korban penipuan, kepolisian pula telah buka hotline untuk pengaduan sampai disuruh warga untuk ikut menopang melaporkan korban yang belum terdaftar.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminil Umum Kepolisian Wilayah Metro Jaya membuka sindikat kejahatan property dengan keseluruhan nilai kerugian korban mencapai sekitar Rp214 miliar dalam kurun waktu lima bulan sejak Maret-Juli 2019.

Argo menuturkan, polisi tangkap empat orang pelaku, ialah H Idham, Sujatmiko dan Wiwid yang didatangkan dalam keterangan wartawan, dan seorang yang masih dalam kontrol.

Beberapa pelaku melakulan aksi kejahatannya di kantor notaris palsu Dr H Idham di Jalan Tebet Timur Raya Nomor 4D, Jakarta Selatan. (fat)

LEAVE A REPLY