Mayat dalam koper

IDNEWS.CO.ID – Polisi masih terus menelusuri jati diri mayat dalam koper di Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Kabupaten Bogor. Ciri-ciri mayat itu berjenggot, ada cedera jahitan diperut dan mengenakan jas hitam brand Liana Esse Italy.

Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni mengatakan korban meninggal karena bentrokan benda tumpul dibagian kepala.

“Lukanya tidak di luar tapi di. Ke dua, kami dapatkan ada sekian banyak cedera tetapi bukan yang memicu korban meninggal tapi cedera lama bekas jahitan operasi dan lain-lain,” kata Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni terhadap wartawan, Selasa (12/11/ 2019).

Joni mengatakan, tidak hanya cedera benda tumpul ditemukan cedera dibawah bibir. Dari cedera itu tertengarai terjadi penyekapan pada korban.

Akan tetapi, petugas masih butuh menegaskan jati diri korban. Waktu ditemukan, berdasarkan hasil forensik diperkirakan jasad sudah lebih dari lima sampai tujuh hari sampai sidik jari hancur.

“Kita sedang melakukan pengumpulan bukti-bukti terkait jati diri korban karena hasil dari forensik itu ada sekian banyak mortem sidik jari dalam kondisi hancur sampai kita akan cari beberapa ciri yang lain untuk mendapatkan jati diri korban itu termasuk dari rambut, gigi, dan hasil DNA-nya,” kata Joni.

Mengenai kepolisian menginformasikan bila ada penduduk yang kehilangan bagian keluarga dengan beberapa ciri itu supaya segera melaporkannya ke kepolisian.

“Barusan kita akan meminta cek DNA-nya dan dicocokan ciri-cirinya sampai kita dapat yakinkan keluargannya itu,” mohon Joni.

Sesaat, Kabag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena menambahkan, dalam masalah ini penyidik telah melakukan pengecekan pada enam orang saksi.

Berdasar hasil yang diraih dari Tim Forensik RS Polri Soekanto diketahui mayat tanpa jati diri itu berjenis kelamin lelaki, dengan umur sekitar 40-50 tahun, tinggi badan sekitar 175-180Cm. Lalu, berjenggot dan ada cedera bekas jahitan pada perut dibagian pusar. Lalu di pergelangan kaki samping kanan ada cedera bekas patah. (ndi)

LEAVE A REPLY