Tiga bangkai Babi dibuang sembarangan di pinggir Jalan Kota Medan

IDNEWS.CO.ID – Aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan bersama dengan pemda untuk paham pelaku dan peternakan yang berencana membuang bangkai babi asal-asalan di sungai dan tepi jalan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.

Hal demikian dijelaskan oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto terhadap wartawan, usai melihat para korban bom di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut di Kota Medan, Jumat malam (15/11/2019).

“Dari Polda Sumut, Polres Belawan dan Polres Deli Serdang dan Polrestabes Medan bersama pemerintah ditempat sudah menyisir Sungai Bedera dan melakukan pendaftaran peternak-peternak babi di wilayah masing-masing,” kata Agus.

Hasil dari penyidikan, polisi kedepannya akan tingkatkan penyelidikan dan mengincar para pelaku pembuang babi asal-asalan itu dan menindaknya secara hukum. Lantaran, sudah melakukan pencemaran lingkungan.

“Penyidikan dapat paham siapa yang membuang babi sungai ataupun di jalan,” kata jenderal berbintang dua itu.

Disamping itu, Pemprov Sumut pula sudah membuat Tim Reaksi Cepat (TRC) Perlakuan Hog Cholera Babi di Sumut untuk melakukan pendaftaran peternak di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Langkat. Lalu, telah menggelar rapat koordinir dengan sejumlah lembaga terkait yang lain.

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumut mencatat ada 5.800 ekor babi mati, karena terjangkit virus Hog Cholera. Virus itu, sangatlah berpotensi menginfeksi 1,2 juta ekor babi yang lain di provinsi itu.

Jumlahnya besar kematian babi ini, bikin oknum-oknum tidak bertanggungjawab membuang bangkai babi asal-asalan seperti di Sungai Bedera, Danau Siombak Kota Medan, Sungai Percut Seituan Kabupaten Deli Serdang sampai ditumpukan sampah dipinggir jalan ditemukan perihal mirip. (ach)

LEAVE A REPLY