Ilustrasi kebakaran hutan. Foto: Liputan6.com

IDNEWS.CO.ID – Polisi menyebut titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menurun. Dari 1.460 titik pada kemarin, saat ini terpantau sebanyak 856 titik hotspot wilayah kebakaran hutan dan lahan.

“Untuk karhutla dari hasil pemantauan di hotspot kondisi menunjukkan bahwa untuk hari kemarin terpantau ada 1.460 titik yang diduga masih diduga sebagai titik panas atau sumber api untuk hari ini mengalami penurunan menjadi 856 titik,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).

Ratusan titik tersebut, kata Dedi, tersebar di enam Polda yaitu tiga di wilayah Sumatera dan tiga lainnya di wilayah Kalimantan. Wilayah Sumatera yaitu Polda Jambi, Sumatera Selatan dan Riau. Sementara wilayah Kalimantan yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat.

Untuk memantau penanganan kasus karhutla, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri LHK Siti Nurbaya dan Kepala BNPB Doni Monardo turun langsung ke Riau.

“Pak Kapolri bersama dengan Panglima TNI bersama ibu Menteri dan Kepala BNPB langsung meninjau proses pelaksanaan mitigasi dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang ada di Provinsi Riau,” ujarnya.

Terkait penegakan hukum, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menuturkan sudah 60 individu dan satu korporasi ditetapkan sebagai tersangka. (ndi)

LEAVE A REPLY