Ilustrasi prostitusi. Foto: Okezone

IDNEWS.CO.ID – Polisi kembali membuka praktik prostitusi terselubung di lingkungan apartemen Margonda Residence, di Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat. Wanita pekerja seks komersial atau PSK yang di jual masih dengan status pelajar.

Polisi tangkap si muncikari, seorang pemuda berinisial DP dan berumur 19 tahun. Ia memang mengatakan mendapatkan order atau pesanan dari seorang pria berinisial F, untuk dicarikan kawan kencan wanita yang masih bersekolah SMA pada Senin lalu, 11 November 2019.

Awalnya. ia membiarkan saja keinginan itu hingga sampai bertemu seorang wanita berinsial SP di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, besok harinya. Waktu itu, SP membicarakan sebuah masalah yang utamanya dia sedang perlu uang.

“Kemudian, pelaku menginformasikan pada SP jika ada tamu yang ingin dilayani. Serta, SP juga tertarik,” kata Kepala Unit Reskrim Polres Metro Depok, Komisaris Polisi Deddy Kurniawan pada Jumat (15/11/2019).

SP meminta bayaran Rp2 juta untuk sekali kencan. Tak ingin menyia-nyiakan peluang, DP setelah itu mengontak F dan mengatakan jika pesanan yang disuruh sudah ada. F meminta membawa si wanita ke apartemen Margonda Residence.

Sesampai di tempat, pelaku membawa SP ke lantai 16 untuk bertemu dengan F sembari memberikan uang muka sejumlah Rp500 ribu sebagai tanda jadi. “Sisanya sebesar Rp1,5 juta akan diberi setelah SP melakukan pelayanan,” kata Deddy.

Tapi, rupanya sepak terjang DP telah diketahui oleh polisi. Lekas setelah terima informasi praktik prostitusi itu, polisi menggerebek dan tangkap DP di apartemen Margonda Residence. Aparat menangkap DP, dengan masalah pelanggaran Undang-undang tentang Perlindungan Anak. (fat)

LEAVE A REPLY