Ilustrasi korban keracunan dirawat di rumah sakit

Sebanyak 48 orang masyarakat Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, diberitakan mengalami keracunan. Mereka keracunan diduga dari makanan yang dikonsumsi saat acara syukuran lahiran anak salah satunya masyarakat sekitar.

“Insiden itu, terjadi Jumat malam, 6 Desember 2019,” papar Sekretaris Badan Penanggulangan Tragedi Wilayah (BPBD) Kabupaten Asahan, Khaidir Sinaga terhadap wartawan, Minggu (8/12/2019).

Khaidir mengatakan, awalnya sejumlah masyarakat menyalahkan pusing dan mual-mual usai menyantap makan bersama dalam hajatan itu. “Ternyata itu merupakan gejala awal dugaan keracunan masyarakat disana,” tutur Khaidir.

Sesudah itu, masyarakat yang keracunan dibawa ke sejumlah pelayanan medis di wilayah itu. Seperti Puskesmas sampai rumah sakit HAM Rata-rata, Kabupaten Asahan.

“Sisanya berada di Puskesmas Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman dan Puskesmas Lubuk Palas. Diperkirakan korban keracunan mencapai 48 orang lebih,” ujar Khaidir.

Khaidir menambahkan, ada empat orang ibu hamil dan enam orang balita yang keracunan makanan itu. Sampai saat ini, faksinya terus melakukan pendaftaran pada korban dengan bekerjasama dengan faksi Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan.

“Kami terus mencatat. Perkara dugaan keracunan ini pun tengah diselidiki oleh kepolisian dan Sejumlah korban sudah ada yang pulang ke rumah masing-masing,” jelasnya. (ach)

LEAVE A REPLY