Ilustrasi

IDNews.co.id – Aksi premanisme kerap meresahkan warga masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Selatan. Karena itu, ajaran Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Minggu (18/6) dinihari, menggelar razia. Sebanyak 33 orang diamankan di halaman Polres Metro Jakarta Selatan.

“Untuk titiknya kita pusatkan di Terminal Blok M, Kebayoran Baru, Fatmawati, Cilandak dan 8 Wilayah Hukum di Jakarta Selatan,” ujar Plh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Alam Nur, Minggu (18/6), sekitar pukul 12.30 WIB.

Barang bukti senjata tajam yang disita oleh aparat kepolisian.

Namun demikian, tidak ditemukan adanya senjata tajam (sajam) pada terduga preman yang terjaring razia tersebut. “Tidak ditemukan senjata tajam, namun mereka akan di data lebih lanjut,” ujar Alam.

Terpantau petugas menangkap diduga preman di kawasan Jakarta Selatan. “Tim Eagle juga kita turunkan untuk melakukan operasi preman di Cilandak,” tambah Alam.

Kemudian 10 Polsek di wilayah hukum Jakarta Selatan juga melaksanakan razia preman. “Puluhan preman kami jaring. Ada juga yang kedapatan membawa obat-obatan terlarang,” tambah dia.

Dalam prosesnya, mereka didata lebih dulu. Bagi yang tidak memiliki KTP DKI, dilaksanakan pembinaan. “Kegiatan ini sebagai bagian menciptakan memberikan rasa aman dan tentram pada masyarakat,” kata Kabag Ops Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Juang Andi Prayitno.

Sedangkan petugas juga menyita tas berisi sajam pada tas pancing warna hitam berisi 2 pedang gergaji, 5 stik golf dan besi plat dilancipkan di kawasan Darmawangsa, Kebayoran Baru. Kemudian motor Yamaha Soul yang digunakan pelaku misterius itu diamankan polisi.

Bersamaan dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas Kondusif menjelang lebaran Polres Metro Jakarta Selatan menggelar Operasi Cipta Kondisi tersebut dengan sasaran premanisme. Operasi melibatkan personel Satuan Fungsi dan Team Eagle One Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan.

Operasi langsung dipimpin Kabag Ops Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Juang Andi Priyanto, di lokasi yang dianggap rawan adanya praktek premanisme di wilayah Jakarta Selatan.

Hasil yang diperoleh Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan ada 16 orang yang diduga preman terdiri dari tukang parkir. “Selanjutnya akan dilakukan pendataan dan pembinaan,” kata Juang.

Polsek Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan juga secara serentak juga melaksanakan kegiatan Ops Cipta Kondisi sama pada Minggu siang. Hasilnya, di Polsek Mampang sebanyak 10 orang, Polsek Pasar Minggu sebanyak 9 orang, Polsek Metro Kebayoran Baru sebanyak 6 orang, Polsek Metro Setiabudi sebanyak 4 orang, Polsek Kebayoran Lama sebanyak 4 orang, Polsek Jagakarsa sebanyak 11 orang, Polsek Pancoran sebanyak 4 orang dan Polsek Cilandak sebanyak 2 orang.

“Semua yang terjaring dilakukan pendataan dan pembinaan oleh para Kapolsek giat ini akan dilaksanakan setiap hari. Dia mengimbau warga masyarakat apabila berbelanja tetap waspada dan berhati-hati,” tutup Juang. (gus)

LEAVE A REPLY