Suasana berbuka puasa di Australia. Foto: Republika

IDNews.co.id – Dewan Komite Eksekutif Imam di Australia memutuskan jatuhnya Ramadan pada hari Rabu (16/05) selepas matahari terbenam.

Artinya puasa hari pertama akan dilakukan oleh sebagian besar warga Australia pada hari Kamis (17/05).

Pengumuman sudah disampaikan melalui halaman Facebook Australian National Imams Council (ANIC) yang disebarkan oleh dewan Islam di tiap tiap negara sisi, termasuk Dewan Islam di Victoria (ICV).

Tapi dari pantauan ABC, ada sejumlah komunitas Muslim Australia yang menandai perubahan bulan Ramadan pada Selasa malam (15/05), satu diantaranya yaitu komunitas Albania dengan masjidnya yang terdapat di kawasan Carlton, Melbourne.

” Grand Mufti of Australia, Imam Abdul Azim Al-Afifi dan sejumlah imam dari ANIC mengaku ada ketidaksamaan opini di antara para ahli dalam tema ini (pemilihan 1 Ramadan), ” catat pernyataan itu.

Tapi mereka menghimbau supaya semua umat Muslim di Australia untuk menghormati ketidaksamaan, dengan menghindari perbincangan yang bisa berekor pada kesalahpahaman di antara sesama Muslim.

” Umat Muslim baiknya konsentrasi pada persatuan di antara komunitas yang membawa diri lebih dekat pada Tuhan, ” jadi pernyataan itu.

Pernyataan itu juga mengajak umat Muslim untuk mengundang warga non-Muslim ke acara berbuka puasa dan mengfungsikan Ramadan sebagai arena untuk menjelaskan kesalahpahaman masalah Islam di Australia.

Himbauan masalah kunjungan ke negara Muslim

Disamping itu dari web resmi punya pemerintah Australia, Smart Traveller, disarankan supaya warga Australia yang akan bertandang ke negara-negara Muslim atau dengan sebagian besar warga Muslim, supaya tahu apakah itu Ramadan dan menghormati kegiatan keagamaan dan budaya yang ada.

” Di sebagian negara Muslim saat Ramadan, makan, minum, dan merokok dimuka umum di siang hari dapat termasuk pelanggaran hukum dan dapat menarik perhatian pihak berwenang, ” kata himbauan itu.

” Mereka yang tidak berpuasa disuruh untuk menghindari makan, minum, dan merokok dimuka orang yang berpuasa. ”

Situs itu juga menghimbau supaya warga Australia yang akan pergi ke negara-negara Muslim untuk melakukan rencana masak saat Idul Fitri, karena tiket pesawat biasanya sudah penuh dipesan dan kemacetan bertambah. (ndi)

LEAVE A REPLY