BWF World Tour.

IDNEWS.CO.ID – Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tak henti-henti membuat pecinta bulutangkis takjub dengan menciptakan rekor-rekor yang sensional.

Pekan lalu mereka menggemparkan dunia dengan meraih kemenangan paling tragis di babak 16 besar Fuzhou China Open 2019, dengan mengalahkan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016, Zhang Nan dan duet barunya Ou Xuan Yi dengan angka dramatis 11-21, 21-18, 30-29.

Nah sekarang di laga perdana BWF World Tour Super 500, Hong Kong Open 2019, The Daddies menciptakan sejarah kemenangan dengan waktu terkilat alias tercepat di laga perdana turnamen berhadiah total 400.000 Dolar Amerika Serikat itu.

Catatan durasi kemenangan tercepat itu diciptakan juara All England Open 2019 ketika menghadapi wakil tuan rumah Lam Wai Lok/Li Kuen Hon, tercatat The Daddies cuma menghabiskan waktu selama 20 menit saja.

Dalam laga yang dilangsungkan di Hong Kong Coliseum, Rabu 13 November 2019, Lam/Li dikalahkan ranking 2 dunia tersebut dengan angka mutlak 21-11 dan 21-14.

Hebatnya lagi, sejak hari pertama turnamen ini dilangsungkannya turnamen ini, belum ada satu pun pebulutangkis dunia yang mampu memenangkan pertarungan secepat ini. Kecuali beberapa laga yang pemainnya terpaksa harus mundur akibat cedera dan di babak kualifikasi saja.

Selain itu, ini merupakan kemenangan tercepat Ahsan/Hendra dalam dua tahun terakhir, di musim turnamen 2018, catatan kemenangan tercepat Ahsan/Hendra terjadi di Singapore Open 2018, yaitu ketika mengalahkan Fabio Caponio/Giovanni Toti di laga perdana. Saat itu Ahsan/Hendra menghabiskan waktu selama 21 menit untuk menyingkirkan wakil Italia itu dengan angka 21-13 dan 21-14.

Sedangkan di musim turnamen 2019 ini, Ahsan/Hendra mencatatkan waktu kemenangan tercepatnya saat menghancurkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik di laga perdana Indonesia Masters, ketika itu mereka memenangkan laga dalam durasi 22 menit dengan skor kembar 21-13 dan 21-13.

Nah selanjutnya, Ahsan/Hendra bakal mencetak sejarah apalagi ya?

Baca: Gara-gara Anthony Ginting, Tuan Rumah Hong Kong Open Jadi Genting

LEAVE A REPLY