PSSI Foto: Goal.com

IDNEWS.CO.ID – Peningkatan kualitas perangkat pertandingan dan edukasi supporter jadi sisi dari rencana kerja Pengurus PSSI 2019.

Kapasitas wasit kerapkali dirasakan banyak pelatih di Liga Indonesia baik di Liga 1, Liga 2 dan Liga 3. Ketetapan pengadil lapangan tak jarang memberikan kerugian salah satunya klub.

Kwalitas perangkat pertandingan merupakan salah satunya segi penting sebuah liga dapat dikatakan profesional. Ditambah lagi, petunjuk yang terjadi di banyak liga merupakan ketetapan wasit dapat mengakibatkan ketidakpuasan fans yang berbuntut aksi perusuh di stadion. Berikut ini yang dimengerti benar oleh Wakil Ketua Umum PSSI baru, Cucu Soemantri.

Bersama dengan Mochamad Iriawan, yang dipilih sebagai Ketua Umum PSSI, Cucu punyai solusi untuk menambah kwalitas wasit di Indonesia.

“Bab wasit? Itu prioritas kita pun supaya mutunya lebih baik dalam bekerja. Satu diantaranya kita berpikir dengan meng-hire pelatih wasit di luar negeri yang profesional termasuk mengadakan training wasit,” kata Cucu Soemantri, pada wartawan seusai Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Shangri-La Hotel, Jakarta, Sabtu (2/11/2019).

Setelah wasit, dalam kurun waktu dekat dia bakalan mengadakan pertemuan dengan semua perwakilan klub dan kelompok supporter untuk cari sebuah persetujuan menekan kegaduhan supporter.

Kegaduhan supporter masih jadi pekerjaan besar PSSI karena masih kerapkali terjadi di pertandingan liga. Terkini, kelompok supoter Persebaya Surabaya, Bonek, merusak sarana Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) usai teamnya kalah 2-3 dari PSS Sleman pada kelanjutan Liga 1 2019.

“Jangan sempat sepak bola kita ini terus diwarnai kegaduhan. Dalam kurun waktu dekat mengundang masing-masing klub dan supoter cari solusi terunggul supaya jangan sampai terjadi kegaduhan sebagaimana terjadi sekian hari lalu,” lanjut Cucu.

Seirama dengan Cucu Soemantri, Mochamad Iriawan berencana membuat klub teristimewa yang bekerja untuk memberikan wawasan dan mengawasi aktivitas kelompok supporter dalam mendukung teamnya.

“Kelak supporter akan kita tindak lanjuti, karena ini soal vital ya. Termasuk juga PR kita begitu berat, kelak kita buat divisi teristimewa yang membidangi pembinaan fans dengan ada pola-pola yang diresmikan,” lanjut pria yang akrab dipanggil Iwan Bule. (ach)

LEAVE A REPLY