Direktur Penilaian Perusahaan, Samsul Hidayat.

IDNews.co.id – Otoritas pasar modal mengklaim perombakan (reshuffle) kabinet tidak mempengaruhi pasar. Alasannya, perputaran petinggi itu tidak bersentuhan segera dengan masalah ekonomi.

“Saya rasa tidak ada efek. Pasar sudah dapat membaca ke mana arah kebijakan pemerintah, ” papar Direktur Penilaian Perusahaan Samsul Hidayat, di Jakarta, Rabu (17/1).

Beda perihal, sambung Samsul, bila perubahan kabinet itu melibatkan tempat menteri keuangan (Menkeu), menteri BUMN, Gubernur Bank Indonesia (BI) dan Menteri Koordinator (Menko) perekonomian.

“Berdasar pengalaman sebelum-sebelumnya bila terjadi reshuffle kabinet dibidang ekonomi tidak beresiko apa-apa, ” jelas Samsul.

Tadi pagi, presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Idrus Marham sebagai Menteri Sosial (Mensos), Jend Purn Moeldoko sebagai Kepala Staf Presiden, Agum Gumelar sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpred) dan Marsekal Madya (Marsdya) Yuyu Sutisna sebagai Kepala Staf Angkutan Udara (KSAU), di istana negara. (ndi)

LEAVE A REPLY