IDNews.co.id – Menindaklanjuti Rapat Akbar Siswa Pencinta Alam (SISPALA) se-DKI Jakarta di Kawasan Tebet Timur pada Jumat (26/1/2018) lalu, Forum Alumni Siswa Pencinta Alam (FASTA) DKI Jakarta melakukan dialog dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jumat (13/4/2018).

Hal yang dibahas pada pertemuan tersebut antara lain meminta gubernur untuk meninjau kembali Pergub Nomor 179 tahun 2015 tentang Kegiatan Ekstrakulikuler. Terdapat beberapa point dinilai tidak sesuai dengan ruang lingkup kegiatan pencinta alam antara lain pada pasal 11.

Pada pasal 31 ayat (1) pun membatasi hanya kegiatan berupa lomba, festival, pertandingan, kejuaraan dan/atau olimpiade yang diizinkan berkegiatan di luar lingkungan sekolah. Atas dasar tersebut Forum Alumni Siswa Pencipta Alam Jakarta (FASTA) meminta gubernur untuk dapat merevisinya.

Untuk itu, FASTA pun memberikan solusi dengan menyusun Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis Kegiatan Kepencintaalaman tingkat SMA/sederajat.

Antara lain, format tata kelola organisasi SISPALA, Program-Program Pengembangan Sumberdaya Manusia SISPALA, Standar Prosedur Operasional Kegiatan SISPALA dan Silabus Kurikulum SISPALA dalam sebuah Draft, sehingga dapat diadopsi menjadi acuan organisasi dan kegiatan SISPALA di DKI Jakarta.

Draft tersebut dinilai menjadi solusi untuk menekan risiko kecelakaan dalam berkegiatan alam bebas bagi SISPALA dan juga menghilangkan budaya Bullying yang pernah marak di dunia pendidikan.

Adjie Rimbawan dari Forum Alumni Sispala berharap, nantinya organisasi SISPALA menjadi wadah pendidikan berbentuk organisasi yang mempuni dalam hal kepencintalaman, penanggulangan kebencanaan dan pelestarian lingkungan hidup yang sejalan dengan teori-teori kurikulum pendidikan dibidang sosial, biologi, geografi dan ilmu pengetahuan alam.

Sebagai langkah awal peran FASTA dalam pendampingan dan monitoring organisasi SISPALA maka direncanakan untuk mengagendakan Seminar “Pendidikan Kepencintaalaman Sebagai Media Membangun Karakter siswa”. Seminar ini pun diharapkan mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Berdasarkan notulensi Audiensi Forum Sispalla, ada 5 point yang disimpulkan, yakni;

1. Gubernur akan merevisi Pergub 179 tahun 2015 tentang Ekskul dengan merujuk Permendikbud No. 18 tahun 2016 tentang Ekskul

2. Gubernur akan membatalkan surat edaran dinas pendidikan tentang larangan berkegiatan dii luar kota dan memulihkan keberadaan ekskul Sispala yang dibekukan.

3. Meminta forum alumni sispala untuk ikut terlibat dalam revisi pergub dan paling lambat sebelum tahun ajaran baru sudah bisa diberlakukan

4. Menyambut baik langkah-langkah diambil forum alumni Sispala untuk melakukan pembenahan ekskul Sispala

5. Kegiatan Seminar tetap akan dilaksanakan. (hat)

LEAVE A REPLY