IDNEWS.CO.ID – Memiliki kendaraan pribadi masih jadi sasaran untuk beberapa warga. Dengan adanya sepeda motor atau mobil punya sendiri, seseorang dapat lebih bebas saat ingin beraktivitas ke berbagai maksud. Gak bingung, alat transportasi ini dianggap sebagai solusi, dibandingkan mesti menggunakan angkutan umum.

Mempunyai kendaraan pribadi di saat mendatang bisa saja soal yang tidak menyenangkan. Ini terjadi karena, pemerintah provinsi DKI Jakarta berencana mempersempit ruang gerak kendaraan bermotor, dan menggantinya dengan siapkan jalan sepeda. Lantaran, sepeda dianggap dapat jadi alat transportasi baru di Ibu Kota.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengatakan, saat ini sudah dibikin tiga babak untuk jalan sepeda di berbagai ruas jalan. Kedepannya panjang jalan sepeda dapat mencapai ratusan kilometer. Sampai, dapat membuat perubahan paradigma kalau infrastruktur jalan di Jakarta, cuma diperuntukkan untuk para pemilik kendaraan bermotor.

“Jalan sepeda yang dibikin baru sekitar 60 kilometer, tetapi kelak dapat sampai mencapai 500 kilometer,” kata Anies pada Kamis 28 November 2019.

Bekas Mendikbud itu mengatakan, jalanan di berbagai wilayah ibu kota diinginkan dapat dinikmati oleh pemilik mobil dan sepeda motor, pemilik sepeda untuk aktivitas harian. Sampai, kata Ia, warga dapat bersama-sama menggunakan moda transportasi pilihannya, dan sama-sama teratur di jalan raya.

Jalan sepeda yang ada pada Jakarta saat ini terdiri dari tiga babak, yaitu babak I yang memiliki jarak 25 kilometer mulai dari Jalan Medan Merdeka Selatan sampai Jalan Pemuda, babak II selama 23 kilometer dari Jalan Sudirman sampai Fatmawati Raya), dan babak III dari Jalan Tomang Raya sampai Jalan Jatinegara Timur.

“”Ini merupakan masalah mulai membiasakan share (share) ruang. Ruang jalan itu dibagi,” kata Anies. (fat)

LEAVE A REPLY