Ruben Onsu.

IDNEWS.CO.ID – Tidak hanya sukses di dunia industri hiburan sebagai presenter dan komedian, Ruben Onsu juga diketahui merambah usaha di dunia kuliner. Ruben Onsu bersama sang adik, Jordi Onsu, menjalankan bisnis kulinernnya mulai dari ayam geprek hingga bakso.

Bisnis bakso yang diberi nama Bensu Bakso diketahui telah memiliki 30 outlet dan bahkan dua outlet didirikan di dua kota di Hong Kong. Ruben juga diketahui telah memiliki 400 karyawan khusus untuk bisnis bakso ini. Terkait dengan banyaknya jumlah outlet bakso yang dimilikinya, lalu apakah bisnis bakso yang dijalani Ruben ini sangat menjanjikan?

Menurut suami dari Sarwendah ini tidak demikian. Hal ini mengingat bakso sendiri bukanlah makanan pokok kebutuhan sehari-hari masyarakat Indonesia, berbeda dengan bisnis ayam gepreknya.

“Bakso itu berbeda kalau kita jual nasi, enggak setiap hari orang makan bakso, beli mi ayam. Kalau nasi, tiap orang pasti makan nasi, kalau dibilang sama dengan ayam yang saya jual, enggak. Penjualannya enggak sama. Kata orang kalau musim hujan bakso bagus nih, tapi pas kita lihat ternyata penjualannya enggak bagus. Kita makan bakso kayaknya pas untuk seru-seruan karena memang bukan makanan pokok sehari-hari,” kata Ruben di Bensu Bakso Tebet, Jakarta Selatan, Kamis, 7 November 2019.

Dirinya pun mengutarakan bahwa merintis usaha bakso pun tidak semudah yang dipikirkannya. Mengingat kata dia, keinginan dari masyarakat Indonesia yang memang gemar makan, namun mereka ingin makanan yang murah, enak, dan banyak.

“Garis besarnya orang Indonesia itu suka makan dan yang paling susah pilih makanan, bahan yang harus murah, enak, dan banyak itu sulit. Tapi untungnya untuk bakso ini kita sudah buat sendiri, karena sudah ada pabriknya. Ngerintis belanja dari awal mesinnya ternyata usaha bakso enggak mudah. Belum lagi buat konsepnya. Tapi saat ini sudah punya 30 outlet saya sudah bersyukur,” kata dia.

Terkait dengan target berapa banyak outlet lagi yang akan dibuka tahun depan, sang adik yang juga menjadi salah satu pimpinan bersama Ruben, Jordi Onsu mengaku tidak menargetkan hal itu. Mereka hanya fokus pada bagaimana meningkatkan inovasi dalam varian bakso.

“Kalau kita target bukan berapa jumlah outlet tapi bagaimana meningkatkan tren varian bakso. Banyaknya outlet tidak menjamin datang banyak pengunjung dan pemasukan,” kata Jordi Onsu.

LEAVE A REPLY