Ilustrasi garis polisi. Foto: KORAN NASIONAL

IDNEWS.CO.ID – Nasib naas diterima oleh kakek Tugiyono (75 tahun) warga Desa Dlangu, Kecamatan Dibutuhkan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah yang meninggal dunia terbunuh saat sedang bersihkan musala Al-Ikhlas yang ada tak jauh dari rumahnya.

Tugiyono meninggal dunia usai memergoki pelaku pencurian kotak alam di musala tempat ia biasa bersihkan dan mengontrolnya. Dia diketahui meninggal dunia dibacok dengan senjata tajam punyanya sendiri yang diambil oleh pelaku.

Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Haryo Seto, mengungkap saat itu korban memergoki gerak-gerik pelaku sebelum terjadi peristiwa pembacakon di musala Al-Ikhlas. Aktor diperkirakan akan mengambil kotak amal di musala itu.

Menurutnya, Tugiyono saat itu sedang bersih-bersih halaman musala sembari bawa senjata tajam jenis golok. Tetapi, lantas tidak diketahui mengapa pelaku Widiantoro (30 tahun) merampas golok itu dari tangan pelaku.

“Saat itu juga senjata tajam itu digunakan untuk menganiaya korban dengan membacok kepalanya berkali-kali sampai meninggal di TKP (tempat insiden masalah),” jelas Haryo, di Purworejo, Sabtu (7/12/2019).

Dia menjelaskan, usai pembacokan itu korban meninggal dunia saat itu juga karena mengalami cedera parah di sisi kepala, muka dan tangan sisi kanan.

Serta saat ini pelaku Widiyantoro masyarakat Dukuh Keputihan, Kelurahan Tamanwinangun, Kebumen sukses dibekuk sesaat setelah insiden oleh masyarakat sekitar dan aparat berwajib.

“Pelaku langsung ditangkap dan dibawa ke Mapolres Purworejo untuk tindak selanjutnya. Sedangkan korban dibawa ke Rumah Sakit DR Tjitrowardojo untuk otopsi. Serta untuk motif pelaku membunuh korban masih didalami selanjutnya,” tuturnya. (ach)

LEAVE A REPLY