Pebalap MotoGP Marc Marquez

IDNEWS.CO.ID – Marc Marquez berhasil menjadi juara dunia balap MotoGP 2019, usai mengalahkan Fabio Quartararo di tikungan terakhir Sirkuit Chang, Thailand pada akhir pekan kemarin.

Kini, Marquez resmi menjadi pemegang gelar juara dunia empat kali berturut-turut. Ia semakin dekat untuk menyamai rekor Valentino Rossi dan Michael Doohan, yang sukses menjadi juara dunia lima kali secara berurutan.

Tahun ini, Marquez hanya satu kali gagal finis, yakni di Amerika Serikat. Sisanya, ia selalu menempati urutan dua besar, membuat rival terdekatnya Andrea Dovizioso tak bisa mengejar poin.

Dilansir dari Crash, Selasa 8 Oktober 2019, Marquez mengaku pernah mengalami masa-masa sulit, yakni di 2015. Kala itu, ia gagal memperoleh cukup poin untuk mengalahkan pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo.

“Aku saat itu masih muda. Masalahku adalah konsistensi. Aku banyak jatuh pada tahun itu, sehingga gagal menjadi juara,” ujarnya.

Pembalap tim Honda tersebut kemudian sadar, bahwa ia membutuhkan konsentrasi penuh jika ingin kembali menjadi juara dunia. Hal itu akhirnya berhasil ia lakukan pada 2016 hingga saat ini.

Pada musim balap tahun ini, ada satu hal yang membuat Marquez terkejut. Ia tidak menyangka, akan mendapat rival baru, yakni Fabio Quartararo.

Fabio merupakan pembalap dari tim satelit Yamaha, dan sepanjang seri di 2019 menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ia sudah lima kali naik podium di balapan tahun ini.

“Musim ini, aku sudah memprediksi semua hal. Tapi, aku tidak menduga bahwa Fabio akan berada di level terbaiknya. Pada balapan kemarin, aku memprediksi yang terbaik dari Dovi dan Vinales, tapi tidak menyangka tentang Fabio,” tutur Marquez.

LEAVE A REPLY