BWF World Tour.

IDNEWS.CO.ID – Rupanya kekecewaan kekalahan tragis dan kontroversi Anthony Sinisuka Ginting di final BWF World Tour Super 500, Hong Kong Open 2019 masih bersemayam di jiwa pecinta bulutangkis Indonesia.

Bagaimana tidak, meski final penuh kontroversi itu sudah 4 hari berlalu. Tapi, masih banyak pecinta bulutangkis yang kesal dengan kejadian itu.

Buktinya, akun resmi Federasi Bulutangkis Dunia atau BWF, menjadi sasaran serbuan komentar pedas pecinta bulutangkis Indonesia.

Penyebabnya padahal cuma sepele lho, BWF menyiarkan sebuah video yang isinya menceritakan tentang sepakterjang Lee Chuek Yiu ketika menjuarai Hong Kong Open. Video itu disiarkan BWF melalui akun Twitter resminya, Kamis 21 November 2019.

Sebagian besar komentar berisi tuduhan kepada admin BWF, mereka menuduh admin sengaja menyiarkan video itu untuk memanas-manasi kembali pendukung bulutangkis Indonesia.

Apalagi pada keterangan postingan video itu, admin BWF membubuhi kalimat “Call it what you will – a dream, a fairytale, or simply destiny! But Lee Cheuk Yiu victory was extraordinary …”

“Again,.. up the news of victory and all know he’s only ordinary player nothing special..,” tulis Iqra di kolom komentar.

“Winner from UNFAIR game.. is nothing,” tulis Supriyono.

“Kayak nyari ribut nih BWF,” tulis Petani Cengkeh.

Beberapa hari lalu, pecinta bulutangkis RI juga menyerbu akun BWF di Instagram. Saking pusingnya BWF, sampai-sampai mereka menonaktifkan kolom komentar.

Memang wajar rasanya pecinta bulutangkis dunia terutama Indonesia sangat kecewa dengan hasil final Hong Kong Open 2019 itu.

Seperti diketahui final tunggal putra BWF World Tour Super 500 antara Anthonys Sinisuka Ginting dengan Lee Cheuk Yiu berlangsung tragis dan diwarnai kontroversi.

Wasit memutuskan Anthony Ginting telah melakukan pelanggaran dan memberikan poin kepada Lee. Keputusan wasit ini menjadi sorotan pecinta bulutangkis dunia karena terjadi di detik akhir game. Dan karena 1 poin itulah Lee akhirnya menjuarai Hong Kong Open 2019.

Keputusan wasit ini menjadi kontroversi sebab di lapangan Anthony Ginting tidak merasa melakukan pelanggaran, hal itu dibuktikan dengan protes yang dilayangkannya usai wasit menggeluarkan keputusan.

Pelanggaran yang diputuskan wasit itu terjadi saat Anthony dan Lee terlibat reli cepat. Kala itu Lee sedang unggul pada kedudukan 21-20 dan hanya membutuhkan 1 angka terakhir.

Atas keputusan wasit itu, Anthony akhirnya gagal menjuarai Hong Kong Open 2019, Lee merebut kemenangan game tambahan itu dengan skor akhir 22-20.

Seperti diketahui, duel itu terpaksa harus dituntaskan melalui game tambahan setelah Anthony Ginting dan Lee sama-sama merebut kemenangan di dua game sebelumnya, Anthony memenangkan game pertama dengan angka 16-21, sedangkan Lee merebut kemenangan game kedua dengan skor 21-10.

Baca: Ya Ampun, Juara All England China Pensiun dari Dunia Bulutangkis

LEAVE A REPLY