Nasional

Soal Vaksin Sinovac Masih Tunggu Keputusan BPOM

IDNEWS.CO.ID –  Komisi Ajaran Badan Malim Indonesia( MUI) Pusat sudah memutuskan Vaksin Covid- 19 penciptaan Sinovac, diklaim halal dan bersih, usai mengadakan rapat pleno dengan cara tertutup di Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Walaupun demikian, Badan Eksekutor Agunan Produk Halal( BPJPH) Departemen Agama masih menunggu ketetapan Badan Pengawas Obat dan Santapan (BPOM) untuk pemberian akta halal vaksin Sinovac.

” Komisi Ajaran MUI memang telah memutuskan kalau vaksin Sinovac halal dan bersih. Tetapi finalnya masih menunggu ketetapan BPOM terkait permisi pemakaian,” tutur Kepala BPJPH Sukoso di Jakarta, Senin (11/1/2021).

Grupnya pula masib menunggu hasil komplit ketetapan ajaran MUI. Perihal itu sudah dikordinasikan dengan MUI dan LPPOM.

Artikel Terkait

” Insya Allah setelah seluruh komplit kita terbitkan akta halal vaksin Sinovac,” tambahnya.

Beliau merinci, terdapat 7 cara harus dilewati dalam publikasi akta halal, ialah: permohonan, pengecekan, penentuan, pengetesan, kir, ajaran, terakhir ialah publikasi sertifikasi halal.

” Permohonan sertifikasi halal vaksin Sinovac ini telah diajukan sejak Oktober 2020 ke BPJPH.

Akta permohonan sertifikasi halal yang diajukan, setelah itu diverifikasi ataupun diperiksa,” uapnya.

BPJPH telah memutuskan Lembaga Interogator Halal( LPH) berdasarkan opsi pemohon. LPH untuk vaksin Sinovac merupakan LPPOM MUI. Karenanya, setelah akta permohonan diklaim komplit dan terverifikasi, kita kembalikan ke LPPOM MUI berlaku seperti LPH.

” Lalu LPPOM melakukan audit ke Cina. Mereka melakukan pengecekan ataupun pengetesan produk. Biasanya 40 sampai 60 hari kegiatan,” ucapnya.

BPJPH, setelah itu menyambut dan memandu akta hasil pengecekan atau pengetesan produk dari LPPOM. Berikutnya, dilakukan sidang ajaran halal sampai keluar ketetapan penentuan halal produk dari MUI.

” Akta sah ketetapan halal yang ditandatangan MUI diserahkan ke BPJPH. Dengan pesan ketetapan halal dari MUI seperti itu, BPJPH menghasilkan Akta Halal. Jadi, saat ini BPJPH sedang menunggu pesan ketetapan halal sah dari MUI. Akta Halal vaksin Sinovac segera keluar setelah diterbitkan hasil komplit ketetapan halal MUI. Intinya cara sertifikasi halal vaksin Sinovac sudah sesuai UU 33 Tahun 2014 pertanyaan Agunan Produk Halal,” pungkasnya. (ria)

Back to top button

Adblock Aktif

Mohon Non - Aktifkan Adblock Pada Browser Anda !