Ganda Putra Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Han

IDNEWS.CO.ID – Ganda otot super dunia, Lu Ching Yao/Yang Po Han bakal berjuang di BWF World Tour Super 300, Spain Masters 2020.

Ganda putra asal Taiwan ini bakal melakoni laga perdana babak 32 besar kontra pebulutangkis Denmark, Mathias Bay-Smidt/Lasse Molhede.

Mereka berjibaku di Vall d’Hebron Olympic Sports Centre, Barcelona, Spanyol, Selasa 18 Februari 2020. Tentu partai ini menjadi modal tampil leih baik bagi Lu/Yang.

Selama turnamen 2020 ini, mereka belum meraih gelar apapun. Perjuangan keduanya selalu kandas rata-rata di babak 16 besar. 

Mulai dari Malaysia Masters 2020 Januari lalu, Lu/Yang tumbang di babak 32 besar. Ganda Korea Selatan, Kim Gijung/Le Yongdae melibas mereka dua game langsung.

Pada Indonesia Masters 2020, mereka berhasil lolos ke 16 besar. Setelah di partai 32 besar melibas ganda Inggris, Ben Lane/Sea Vendy dua game langsung. Pada babak 16 besar, ganda rangking dua dunia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi batu sangdungan bagi mereka. Ahsan/Hendra menang dua game langsung di Senayan.

Berlanjut ke Thailand Masters, Lu/Yang sempat menjaga asa usai membekuk ganda China, Di Zijian/Wang Chang di babak 32 besar. Namun sayang, di partai 16 besar mereka tumbang di tangan Huang Kai Xiang/Liu Cheng lewat drama rubbergame.

Kini, Spain Masters menjadi ajang penebus dosa bagi Lu/Yang. Akankah keperkasaan Lu/Yang mampu mempersembahkan gelar di ajang ini? Menarik dinanti aksi mereka di lapangan.

Perlu diketahui, Lu/Yang dijuluki ganda otot super karena mencetak sejarah menjadi ganda putra yang terbanyak mengikuti turnamen selama setahun. Berdasarkan catatan BWF, Lu/Yang sudah turun tanding di 26 turnamen dan 3 kejuaraan dunia sejak Januari hingga November 2019.

Mereka tercatat bertanding nyaris di semua level turnamen BWF, mulai dari Super 100, Super 300, Super 500, Super 750 dan Super 1000.

Lu/Yang pertama turun tanding di Thailand Masters, Malaysia Masters, Indonesia Masters, Spain Masters, German Open, All England Open, Swiss Open, Malaysia Open, Singapore Open, Australian Open, Canada Open, US Open, Indonesia Open, Japan Open, Thailand Open, Chinese Taipei Open, Vietnam Open, China Open, Korea Open, Dutch Open, Denmark Open, French Open, Macau Open, Fuzhou China Open, Hong Kong Open dan terakhir di Korea Masters.

Lalu berlaga juga di Tong Yun Kai Cup, Badminton Asia Championships dan BWF World Championships 2019.

Dari hasil perjalanan turnamen yang panjang dan beruntun itu, mereka akhirnya bisa finish di peringkat 8 ranking tur BWF dan mereka lolos ke BWF World Tour Finals 2019. Mereka menempati ranking 8 dengan perolehan poin total 86.130 kala itu.

Baca: Fakta Mengerikan Bulutangkis Denmark dan Korsel di Spain Masters

LEAVE A REPLY