IDNEWS.CO.ID – Situasi tempat pemungutan suara (TPS) sudah ramai di Panti Bina Laras Harapan Sentosa 2 yang memberi pelayanan dan rehabilitasi sosial buat penyandang disabilitas mental atau gangguan jiwa terlantar. Lebih dari 1.000 warga binaan rela mengantre walau panas mulai terik.

“Sudah kenal paslonnya?” Tanya salah satu rekan.

“Sudah,” sahut salah satu penghuni panti.

Di sela keramaian, Dra Tuti Sulistyaningsih, Kepala Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 menuturkan bahwa penghuni panti tidak asal dalam mencoblos. Sosialisasi dilakukan untuk mengenal pasangan calon, itu juga tidak cuma sekali.

“Pengenalan paslon kami dibantu dari KPU, pertama di bulan januari dari KPU Jakarta Timur, diperkenalkan siapa paslonnya, untuk apa mereka memilih dan mengapa memilih. Dilanjutkan bulan Maret dari KPU tingkat provinsi DKI Jakarta,” kata Tuti pada wartawan, Rabu (17/4/2019).

“Terakhir di bulan April dari relawan mereka sendiri, relawan disabilitas LINTAS, mereka penyandang tetapi stabil sekali,” sambungnya.

Para relawan memberikan kiat-kiat bagaimana memilih supaya tidak memakan waktu lama saat memilih, bagaimana cara melipat kertas suara, serta hal-hal lainnya terkait proses pemilihan suara. Menurut pemantauan kami, proses pemungutan suara juga berjalan dengan lancar serta tenang.

“Tidak ada yang tidak normatif, semuanya siap di panggil namanya siap bangun karena mereka semua di fase stabil kan,” pungkasnya.

(fat)

LEAVE A REPLY