Ilustrasi pasangan bertengkar. Foto: Nibroza

IDNEWS.CO.ID – Semua orang tahu dan mudah mengenal, bagaimana, kekerasan fisik terjadi pada pasangan. Tapi jika itu kekerasan secara emosi, orang cenderung sulit membedakannya.

Ketika hal itu terjadi, korbannya cenderung mulai kehilangan jati diri, merasa tidak berharga, dan bekas luka tersebut biasanya akan bertahan lebih lama dan dalam dibanding kekerasan fisik.

Efek jangka panjangnya bisa seperti depresi juga gelisah. Untuk itu, sebelum terseret semakin jauh dengan pasangan seperti ini tanpa disadari, kenali tanda pasangan melakukan kekerasan emosi, dilansir Live Bold and Bloom.

Mengucapkan hal yang membuat marah atau menakuti

Pasangan yang melakukan kekerasan emosi tahu betul jika pasangan mereka memiliki kelemahan, seperti sensitif, mudah marah. Mereka akan bermain dengan hal itu. Jika tidak menurut, mereka akan mengancam atau menakuti.

Cemburu

Mereka tidak akan suka pasangannya berbagi dengan orang lain. Dia akan memastikan agar tidak melewati batas lagi dengan marah dan mengancam.

Mengawasi waktu dan keberadaan

Mereka akan selalu memeriksa secara rutin tentang apa yang dilakukan, dimana akan pergi. Mereka ini senang mengawasi dan akan mengancam jika melangkah melewati garis yang mereka tentukan.

Tidak menghargai

Merendahkan, menertawakan, ketika pasangan berbicara mereka akan memilih untuk menguap atau mengalihkan pandangan pada laptop. Kata-kata dan tindakan mereka ketika pasangan bicara seakan mengatakan bahwa pasangan tak berharga di mata mereka.

Mengabaikan pendapat, ide, saran

Mereka akan berpikir bahwa sudut pandang, kebutuhan pasangan bukan hal penting. Mereka cenderung tidak peduli dengan apa yang dirasakan pasangan atau apa yang ada di pikiran pasangan.

Jika pasangan coba mengekspresikan perasaan, mereka entah akan abai atau apa yang dipikirkan pasangan adalah hal yang salah dan bodoh.

Berputar-putar

Beberapa pelaku sengaja melakukan ingin agar pasangan yang diajak bicara lelah dan menyerah.

Menyuruh

Posisi pasangan di rumah hanya seperti sebagai pesuruh yang bahkan jika disuruh untuk melompat akan melompat.

Kurang empati dan kasih sayang

Mereka tidak akan peduli apakah pasangannya sedang sakit atau depresi, apalagi jika itu berkaitan saat sedang bersitegang dengan mereka.(ria)

LEAVE A REPLY