Nasional

Tembus 1 juta, Pemerintah Diminta Fokus Cegah Covid-19

IDNEWS.CO.ID –  Pemerintah diminta fokus dalam pencegahan penyebaran COVID-19 yang saat ini sudah menembus 1 juta kasus. Wakil Ketua Komisi IX DPR, Emmanuel Melkiades Laka Lena, mengatakan dengan 1 juta kasus maka perlu penanganan yang lebih serius.

Menurut Melki, dari data yang ada terlihat angka penularan COVID-19 masih tinggi. Ia bilang, saat ini angka keterisian tempat tidur ICU dan isolasi juga terus naik. Pun, angka kematian akibat COVID-19 juga sudah mengkhawatirkan.

“Ini menandakan konsentrasi utama kerja melawan COVID-19 harus fokus pada aspek pencegahan. Aspek hulu perlu mendapat perhatian ekstra dengan diberikan program khusus dan dukungan anggaran yang memadai sehingga efektif serta efisien,” kata Melki dalam keterangannya, yang dikutip pada Rabu, 27 Januari 2021.

Menurut dia, fokus pencegahan penularan COVID-19 harus makin ditingkatkan dan dilakukan mulai dari satuan komunitas terkecil di lingkungan, yakni lingkup RT, dengan harus dibuat satuan tugas untuk meningkatkan pencegahan penularan COVID-19.

Artikel Terkait

“Pencegahan dilakukan berbasis komunitas RT, RW, dusun, kampung, membuat semacam satgas atau posko bersama berbagai pihak, termasuk unsur tenaga kesehatan terdekat di puskesmas atau RS,” ujar politikus Golkar itu.

Melki menambahkan, dalam kondisi seperti ini sudah saatnya memperkuat kebersamaan dan sinergi lintas pihak. Masyarakat diminta untuk saling bergotong royong mengatasi pandemi COVID-19.

“Fokus ke pencegahan. Semoga memperkuat upaya vaksinasi gratis dalam mengendalikan pandemi dan membentuk herd immunity 70 persen sehingga rencana Presiden Jokowi bisa terbentuk setahun ke depan,” ujarnya.

Data Satuan Tugas atau Satgas Penanganan COVID-19 melaporkan perkembangan data kasus di Indonesia per Selasa, 26 Januari 2021. Merujuk data itu, ada penambahan kasus sebanyak 13.094 kasus positif baru.

Dengan penambahan tersebut, total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia hingga per 26 Januari 2021 pukul 12:00 WIB tembus 1.012.350 kasus.

Meski demikian, ada penambahan kasus sembuh sebanyak 10.868 orang dalam sehari terakhir. Total kasus sembuh sebanyak 820.356 orang. Sementara, kasus meninggal bertambah 336 kasus, sehingga total meninggal dunia sebanyak 28.468 kasus. (ndi)

Back to top button

Adblock Aktif

Mohon Non - Aktifkan Adblock Pada Browser Anda !