Ketua Umum Perindo Hary Tanoe

IDNEWS.CO.ID – Sejumlah elite pejabat Partai Perindo, bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Senin sore, (22/7/2019). Rombongan Perindo dipimpin Ketua Normalnya, Hary Tanoesoedibjo.

Hary mengatakan, dalam pertemuan itu, faksinya sekaligus juga katakan selamat, karena Jokowi kembali sukses akan pimpin RI periode 2019-2024.

Perindo merupakan satu diantaranya partai simpatisan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin yang tidak selamat ujung batas suara parlemen yang mencapai empat persen.

“Susunan kabinet tidak dikupas ramai-ramai berikut. Ribut kelak, terlalu banyak saran. Berikut, ane ingin tekankan masalah kabinet itu kuasa beliau. Mutlak sebagai Presiden,” kata Hary, usai pertemuan di Istana Bogor.

Dia mengaku, memang dalam sekian kali peluang sudah pernah berbicara empat mata dengan Jokowi. Tapi, untuk masalah kabinet, ia mengatakan bukan wilayahnya menanggapi itu.

“Kalaupun bercakap empat mata seringkali, kita kan seringkali rubah pikiran, bagaimana Indonesia ke depan, di bidang apa saja yang butuh kita betulkan. Permasalahan kabinet, semua berada pada tangan beliau. Bukan jumlah ane untuk menjawab,” tuturnya.

Satu diantaranya nama yang muncul, kader Perindo yang diusulkan masuk kabinet yaitu Angela Herlina Tanoesoedibjo, yang putri Hary.

Dia mengaku, putrinya itu ada. Angela dalam daftar kabinet yang beredar luas di letakkan berubah menjadi Menkominfo.

“Tentunya (ada). Bukan mbak Angela saja. Ada 40 lebih yang ada. Semua ada, semua berberjabatan tangan ,” tuturnya.

Kekuatan kader muda di Perindo, lanjut Hary Tanoe, lumayan banyak dan ia memandang lumayan bagus. Namun, pemilik MNC Grup itu memandang, masalah kabinet biarkanlah berubah menjadi hak preogratif Jokowi sebagai Presiden dipilih 2019-2024.

“Kita kader-kader muda yang mungkin banyak sekali. Namun, ketetapan berada pada tangan beliau,” tuturnya.

Kekuatan anak muda di Perindo, menurut dia, tidak dikuatirkan . Dia mengatakan, Jokowi sudah tahu kader Perindo. “Pak Jokowi sudah tahu semua kok. Tidak butuh dikenalkan ,” imbuhnya.

Berkaitan sejumlah partai dan faksi lain yang ribut bab urutan kabinet, Hary mengatakan, hal demikian agar berubah menjadi kuasa penuh Jokowi.

Tapi, Perindo ingin memperjelas dukungannya buat Jokowi dan Ma’ruf Amin sampai lima tahun ke depan dapat serius sukses dan memberikan banyak hal untuk generasi seterusnya.

“Kita cuma memperjelas prinsip Partai Perindo mendukung beliau hingga kelak beliau dapat menciptakan satu legacy 2024, meletakkan landasan yang kuat,” jelasnya. (ach)

 

LEAVE A REPLY