Ilustrasi Sandera

IDNEWS.CO.ID – Misteri hilangnya tentara cantik Amerika Serikat, Vanessa Guillen ternyata berbuntut panjang. Kali ini muncul desakan untuk menutup Pangkalan Militer Fort Hood.

Desakan untuk menutup pangkalan militer itu muncul melalui petisi yang dilayangkan warga Amerika melalui change.org.

“HOLD THE US ARMY ACCOUNTABLE: Justice for Vanessa Guillen” tertulis pada judul petisi itu.

Petisi itu ditujukan kepada Militer Amerika dan membutuhkan dukung 300.000 tanda tangan.

Pada Jumat 3 Juli 2020, sudah lebih dari 200 ribu orang terlibat dan menandatangi petisi itu.

Dalam petisi militer Amerika Serikat diminta untuk terbuka dalam penyelidikan kasus itu dan berlaku adil terhadap korban dan keluarga korban.

Perlu diketahui, sejauh ini Komando Investigasi Kriminal Angkatan Darat A.S (CID) sudah menemukan titik terang hilangnya Vanessa. Gadis itu kuat dugaan diculik dan telah dibunuh.

Bahkan, pelakunya sudah ditemukan. Tapi sayang pelaku telah bunuh diri dengan menembak kepalanya ketika akan ditangkap. Dan pelaku ternyata juga seorang tentara teman korban.

Seperti diketahui, Vanessa dilaporkan pada 22 April 2020. Dia menghilang tempat parkir Markas Besar Insinyur Regimental Resimen Kavaleri 3. Terakhir kali terlihat memakai baju kaus berwarna hitam.

Yang sangat anehnya, kunci mobil, kunci kamar barak, kartu identitas prajurit dan dompet milik Guillen ditemukan di ruangan gudang senjata di tempat dia bertugas. (ndi)

LEAVE A REPLY