Ilustrasi

IDNEWS.CO.ID – Seorang laki-laki dijatuhi hukuman mati melalui panggilan video Zoom di Singapura, saat negara itu menjalani karantina wilayah menyusul lonjakan kasus Covid-19.

Punithan Genasan, 37, menerima hukuman pada hari Jumat atas andilnya dalam transaksi narkoba yang terjadi pada tahun 2011.

Ini pertama kalinya di Singapura putusan seberat hukuman mati dijatuhkan dari jarak jauh.

Kelompok hak asasi manusia mengatakan menjatuhkan hukuman mati pada saat dunia sedang dilanda pandemi adalah tindakan “mengerikan”.

Arab Saudi hapus hukuman mati bagi narapidana di bawah umur, jumlah eksekusi capai `rekor tertinggi`
Hukuman mati: `13 tahun bukanlah waktu yang singkat untuk menanti keadilan`
Meski dibela mantan istri, pria yang membunuh kelima anaknya divonis hukuman mati

Sebagian besar persidangan di Singapura ditunda hingga setidaknya 1 Juni, ketika periode lockdown saat ini akan berakhir.

Kasus-kasus yang dianggap esensial ditangani dari jarak jauh.

“Untuk keselamatan semua pihak yang terlibat dalam persidangan, persidangan untuk kasus Jaksa Penuntut Umum v Punithan A / L Genasan dilakukan melalui konferensi video,” kata juru bicara Mahkamah Agung Singapura kepada Reuters.

Pengacara Genasan, Peter Fernando, mengatakan kliennya sedang mempertimbangkan untuk melakukan banding.

Singapura memiliki kebijakan toleransi nol untuk obat-obatan terlarang. Pada 2013, 18 orang dieksekusi, ā€¯angka tertinggi dalam setidaknya dua dekade, menurut Amnesty International.

Dari 18 orang tersebut, 11 didakwa dengan pelanggaran terkait narkoba.

Singapura membanggakan diri dengan tingkat kejahatan yang rendah dan sangat anti-narkoba, dengan pendekatan tanpa toleransi terhadap perdagangan narkoba.

Sampai baru-baru ini, perdagangan narkoba adalah satu dari empat kejahatan yang wajib diganjar hukuman mati. Hakim sekarang dapat menguranginya menjadi penjara seumur hidup dengan hukuman cambuk, dalam kondisi tertentu.

Pemerintah bersikeras bahwa menjatuhkan hukuman gantung pada penyelundup narkoba mengirim pesan kuat yang bisa mencegah kejahatan yang merusak secara sosial. (ach)

LEAVE A REPLY