Polisi berusaha membantu mobil yang mundur lagi di tanjakan Tol Salatiga. Foto: Repro Twitter

IDNews.co.id – Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa berupaya menguak misteri dibalik mobil mundur sendiri di tanjakan Tol Salatiga, Jawa Tengah.

Dan akhirnya cukup mengejutkan, ternyata jangankan mobil, sepeda angin saja dapat mengalahkan tanjakan itu, tanpa mesti mundur sekali lagi seperti yang dihadapi sebuah mobil sekian waktu kemarin.

Royke meyakinkan Tanjakan Kali Kenteng bisa dilalui, dengan menggunakan sepeda lipat. Royke membuktikan bisa melalui tanjakan Kali Kenteng selama 150 meter dengan kemiringan 7 derajat.

” Kita ada di jembatan kali Kenteng di Salatiga dan saya melihat segera tanjakan yang elevasinya 7 derajat maupun gradenya 10 persen, sebenarnya bisa dilewati pengendara, banyak di Semarang tanjakan yang begini apakah jalan lokal atau kabupaten kota. Saya saja menggunakan sepeda dapat lewat apalagi kendaraan roda empat, ” kata Royke dalam keterangan tertulisnya.

Menurut dia, jika kendaraan tidak kuat menanjak artinya pengemudi tidak mahir dalam berkendara atau mobilnya tidak laik jalan.

Royke menaikkankan, dari pantauannya semua mobil tampak bisa melalui tanjakan Kali Kenteng. Ia juga mengimbau supaya pengendara tidak overloading penumpang maupun barang.

” Bila overloading penumpang maupun barang memang dilarang karena dia akan mengganggu kestabilan kendaraan tersebut, baik didalam saat menikung dan saat alami penurunan terutama dapat tidak berperan, saat dia manuverpun dapat terganggu, ” tuturnya.

Sebagai informasi, jalan tol fungsional akan digunakan hingga arus balik lebaran, sementara untuk jam fungsional, Polda Jawa Tengah mengaplikasikan sampai jam lima sore, terkecuali di jalan Arteri Salatiga-Boyolali -Solo padat dapat di buka hingga malam.

Tanjakan ini pernah jadi pembicaraan orang-orang karena sempat ada sebuah mobil yang mundur sekali lagi saat berupaya melintas tanjakan itu.(ndi)

LEAVE A REPLY