Ilustrasi pemilu. Foto: Boomee

IDNews.co.id – Polri mulai berjaga mengamankan jalannya Pilkada serentak 2018. Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto mengatakan, paling tidak ada tiga daerah yang diputuskan sebagai daerah riskan oleh Polri.

” Terdapat banyak yang sudah dipetakan (riskan) dari pertama dan sudah koordinasi dengan kementerian lembaga terkait ataupun KPU, salah satunya di Sumut, Sulsel, Kalimantan barat, ” kata Setyo di Mabes Polri Jakarta Selatan, Selasa (12/6/2018).

Meski fokus ke tiga daerah itu, pada dasarnya, kata Setyo, Polri siap mengamankan 171 wilayah pilkada di semua Indonesia. Polri juga melakukan praoperasi penjagaan di awal prosesi pilkada.

” Kami kerjakan pra operasi dan penjagaan pengawalan pada kartu suara, mulai dari pencetakan, pengamanan hingga dengan distribusi dan Insya Allah 27 kelak siap pengamanan, ” tutur Setyo.

Diluar itu, Setyo menyatakan kalau polisi juga masih memonitor beberapa berita hoaks yang masih berseliweran di sosial media. Jika ada laporan, jadi Setyo meyakinkan akan ada tindakan hukum yang di terima.

” Kami awasi selalu selama dapat kami kontrol, tapi bila tidak kami kerjakan penindakan hukum, ” kata Setyo.

Tim Spesial Pilkada Sulsel

Diluar itu, beberapa waktu terakhir Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin membuat tim spesial yang berisikan petinggi Polri untuk mengamankan Pilkada Sulsel. Setyo mengatakan Sulsel satu diantara daerah yang butuh memperoleh perhatian lebih.

” Terdapat banyak daerah butuh tim asistensi salah satunya Sulsel, ” kata Setyo.

Setyo juga mengakui kalau daerah Sulsel yaitu satu diantara daerah riskan. Diluar itu, Sumatra juga digolongkan demikian, namun polisi masih konsentrasi pada Sulsel.

Sebelumnya, Polri keluarkan surat perintah yang meminta lima petinggi Polri menolong keamanan di Sulawesi Selatan. Surat perintah itu tercantum dalam Nomor : Sprin/1503/VI/PAN. 2. 4/2018 yang di tandatangani oleh Wakapolri Syafruddin.

Mengenai lima petinggi yang diperintahkan yaitu Wairwasum Irjen Pol Agung Sabar Santoso sebagai ketua tim dan Wakabareskrim Antam Novambar sebgai wakil ketua.

Sementara Wadankorbrimob Brigjen Pol Abdul Rakhman Baso, Dirtipidter Bareskrim Brigjen Pol Mohammad Fadil Imran dan Karopaminal Divpropam Brigjen Pol Teddy Minahasa melakukan tindakan sebagai anggota.

” Ini spesial menolong Polda Sulsel dalam pengamanan, ” kata Setyo.(ndi)

LEAVE A REPLY