Jalan Tol Fungsional Jakarta Malang. Foto: Viva

IDNews.co.id – Untuk memecah kemacetan para pengguna jalan saat arus mudik dan balik dari arah Surabaya menuju Malang, jalan tol fungsional Lawang – Karanglo, Malang, di buka untuk sementara saat. Jalan tol fungsional ini di buka mulai 8 Juni sampai 24 Juni mendatang.

Tol fungsional ini di buka untuk satu arah, yaitu dari arah Surabaya menuju Malang, dengan melalui gerbang tol di Sumberwuni, Lawang. Tol fungsional ini diinginkan memecah konsentrasi pengguna jalan yang umum menumpuk di Jalan Raya Singosari, saat musim mudik.

” Tol fungsional ini di buka sejak jam 07. 00 hingga 17. 00 WIB saja. Batas tinggi kendaraan yang bisa melalui tol fungsional ini 2, 1 meter. Jadi, mobil pikap atau semacam yang agak tinggi tidak dapat melintas, ” kata Kanit Turjawali Polres Malang, Ipda Ahmad Taufik.

Taufik mengatakan, tol fungsional di buka sementara cuma untuk peristiwa Lebaran 2018. Tol selama 11 kilometer itu belum diperlengkapi dengan Penerangan Jalan Umum (PJU), marka, rambu-rambu, sampai pagar pembatas. Hingga, tidak dapat beroperasi pada malam hari.

Bahkan, keadaan jalan tol fungsional ini baru separuh jadi kombinasi pada rigid pavement dan learn concrete 10 cm.. Taufik juga mengimbau, supaya pengguna jalan tidak melalui batas kecepatan 40 kilometer /jam.

” Tetap waspada, jangan melalui batas kecepatan 40 kilometer /jam. Jalan banyak pasir dan licin, hingga pengguna jalan mudah tergelincir, ” ucap Taufik.

Pihaknya juga meletakkan sebagian petugas bendera di sebagian persimpangan jalan menuju desa setempat yang dilewati tol fungsional. Petugas bendera berperan berikan rambu-rambu dan mengatur arus jalan raya.

Medianto, satu diantara penguna jalan mengakui berhemat dari sisi saat saat melintas di tol fungsional Lawang-Karanglo. Jika jarak yang ia tempuh biasanya 30 menit saat melintas lewat Jalan Raya Singosari, saat ini dia cuma memerlukan saat tujuh menit dari Lawang sampai pintu keluar Karanglo.

” Iya, ada ketidaksamaan lewat sini hanya tujuh menit. Bila lewat jalur biasanya, ya dapat setengah jam lebih, apalagi cocok sekali lagi macet. Enak sich, hanya jalan belum rata, karena mungkin belum jadi, ” kata Medianto. (ndi)

LEAVE A REPLY