Stuart dan anjingnya.

IDNEWS.CO.ID – “Anjing adalah sahabat manusia.” Kalimat tersebut sering diagungkan para pemilik anjing. Ya, hewan peliharaan ini memang penurut dan bisa dilatih. Bahkan anjing dengan tenaga besar pun bisa ‘ditaklukkan’ pemiliknya.

Selain itu, anjing juga termasuk hewan yang setia. Tidak sedikit kisah di mana anjing selalu menanti pemiliknya, meskipun sudah meninggal dunia. Bahkan anjing seperti Hachiko pun terkenal dengan kesetaiannya.

Tapi berbeda dengan anjing yang satu ini, di mana saat pemiliknya meninggal dunia, ia mengikutinya hanya dalam waktu 15 menit. Tragedi ini pun menjadi viral di dunia. Bagaimana kisah kedekatan antara pemilik dan anjingnya ini?

Stuart Hutchison dan anjing bulldog bernama Nero

Dikutip dari dailymail.co.uk, Stuart Hutchison didiagnosis menderita tumor otak pada tahun 2011. Dan kambuh kembali pada 2014. Meskipun penyakitnya timbul tenggelam, pada 2018 kanker menyebar ke tulangnya.

Pria berumur 25 tahun ini sempat menikah dengan Danielle, 22 tahun, pada bulan Januari lalu. Ia juga memiliki hewan peliharaan anjing bulldog Perancis yang berumur dua tahun, bernama Nero.

Tetapi ketika Hutchison meninggal di rumahnya di Skotlandia awal bulan ini, keluarganya menemukan anjingnya telah ‘mematahkan tulang punggungnya’ dan mati beberapa saat kemudian di dokter hewan.

Pasangan itu juga memiliki anjing lain, Nala, berusia empat tahun, dan Amelia – anak anjing Nala dan Nero.

Ibu Hutchison yang patah hati, Fiona Conaghan, 52 tahun, mengatakan:
“Stuart meninggal sekitar jam 1:15 siang hari itu, dan Nero meninggal kira-kira 15 menit kemudian.”

“Dia punya tiga anjing, tetapi dia dan Nero seperti satu dan tidak bisa dipisahkan. Nero adalah anjing yang selalu bersamanya.”

“Danielle patah hati karena kehilangan keduanya, tetapi dia begitu kuat. Kami membawa Stuart pulang empat minggu lalu, karena ia ingin meninggal di rumahnya karena di situlah ia dilahirkan.”

Stuart dan Danielle, yang berkerja menjadi asisten farmasi, bertunangan pada 2017 setelah empat tahun berpacaran.

Mereka tinggal di Alloa, Clackmannanshire, sebelum Stuart menghabiskan bulan-bulan terakhirnya tinggal bersama ibunya.

Ibunya dengan sepenuh hati merawat putranya, ia tidak ingin kehilangan saat terakhir dari kehidupan purtanya. Karena kematiannya tidak terduga setelah penyakitnya menyebar.

Hingga akhirnya maut menjembut Stuart, lalu disusul oleh anjingnya bernama Nero. (ndi)

LEAVE A REPLY