Ajun Perwira dan istri

IDNEWS.CO.ID – Pasangan suami istri, Ajun Perwira dan Jennifer Jill Armad-Supit tengah berbahagia menantikan kehadiran buah hati mereka. Jennifer yang berusia 17 tahun lebih tua itu dinyatakan positif hamil melalui proses bayi tabung.

Jennifer dinyatakan hamil oleh dokter setelah menjalani proses bayi tabung di usianya yang sudah mencapai 48 tahun. Meski begitu, dokter spesialis kandungan, dr. Ivan Sini, SpOG, mengatakan bahwa waktu terbaik untuk menjalani program bayi tabung adalah saat usia masih di bawah 40 tahun.

“Usia yang terlalu tua di atas 40 tahun, peluang kehamilannya minim,” kata Ivan.

Menurut Ivan, sudah terbukti bahwa semakin tua usia seseorang, maka kualitas sel telur dan sperma juga semakin buruk. Sehingga, semakin muda dilakukan program bayi tabung, maka semakin besar peluang kehamilan terjadi.

“Usia muda tapi usia biologis belum menentukan usianya juga muda. Bisa saja sel telurnya sudah sedikit, bisa juga spermanya sudah tidak ada,” ujar Ivan yang sekaligus CEO Morula Indonesia beberapa waktu lalu.

Namun, faktor penentu kesuksesan bayi tabung bukan hanya berasal dari usia sang istri. Faktor lainnya yaitu jika usia pernikahan masih baru mencapai 1 tahun, di mana Jennifer dan Ajun resmi menikah pada April 2019 lalu. 

“Jadi sesegera mungkin setelah 1 tahun menikah dan aktif seks 2-3 kali seminggu. Jika terlihat ada indikasi, bisa segera dilakukan bayi tabung agar sel telur dan spermanya masih mencukupi,” jelasnya

Untuk indikasi secara fisik diperbolehkannya bayi tabung, mencakup beberapa hal seperti faktor saluran sel telur yang terhambat, sperma yang minim, ada endometriosis, serta disfungsi seksual. 

LEAVE A REPLY