Wahyu Setiawan Foto: Pojoksatu.id

IDNEWS.CO.ID – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) melakukan sidang terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan di Jakarta Pusat, Kamis 16 Januari 2020.

Sidang sore ini beragendakan pembacaan putusan terhadap tersangka kasus suap tersebut. Ketua Majelis Hakim DKPP Muhammad membacakan empat putusan.

Putusan yang pertama, DKPP Mengabulkan pengaduan para pengadu untuk seluruhnya. Kemudian yang kedua, DKPP menjatuhkan sanksi kepada teradu Wahyu Setiawan.

“Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Wahyu Setiawan selaku anggota KPU RI sejak putusan ini dibacakan,” kata Muhammad.

Putusan yang ketiga, memerintahkan Badan Pengawas Pemilu untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini. Putusan yang keempat juga meminta Presiden Joko Widodo mematuhi putusan ini.

“Keempat, Presiden Republik Indonesia untuk melaksanakan putusan ini paling lambat 7 hari,” ujar Muhammad.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan sebagai tersangka, terkait dugaan penerimaan suap dalam proses penetapan penggantian antarwaktu anggota DPR RI periode 2019-2024.

Dalam kasus ini, Wahyu Setiawan diduga meminta uang sebesar Rp900 juta kepada Harun Masiku, agar ditetapkan oleh KPU menjadi anggota DPR RI pengganti antarwaktu menggantikan caleg yang meninggal, Nazaruddin Kiemas.

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar menjelaskan, penyelidiknya tengah mendalami siapa sumber dana dalam kasus suap ini. Jika ditemukan mengarah kepada Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, katanya, akan dipanggil. (ndi)

LEAVE A REPLY