IDNEWS.CO.ID – Puluhan Warga dan Kader PKK Johar Baru, Jakarta Pusat mengikuti pelatihan pengelohan ikan. Kegiatan ini dibuka Asisten Ekonomi dan Pembangunan Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting didampingi Camat Johar Baru, Nurhelmi Safitri dan Lurah Johar Baru, Siswanto berlangsung Di RPTRA Berseri Rw.10 Johar Baru, Rabu (13/3).

Bakwan Ferizan Ginting sangat mengapresiasi sekali kegiatan yang digelar Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini dapat mewujudkan dan menciptakan masyarakat dalam membuat berbagai olahan ikan.

“Melalui pelatihan ini peserta dapat menciptakan aneka macam dan cara pengolahan ikan yang baik sehingga tidak membuat bosan anak-anak dalam menkonsumsi ikan. Ini nyata yang paling penting di sini mereka yang tadinya di rumah bingung untuk mengelola ikan, kalau ada sisa jadi terbuang, sekarang sudah tahu menjadi bahan makanan lain,” ujar Ginting.

Menurut Ginting, pelatihan pengolahan ikan sangat baik. Selain untuk menjadi lebih mandiri, maju dan berkembang, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk dapat melakukan inovasi produk olahan berbahan baku ikan.

Para pelaku usaha juga harus kreatif, khususnya masalah kemasan harus menarik. Kalau kemasan mewah dan kreatif banyak yang tertarik. Baru nanti marketingnya menyusul.

Kepala Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat, Bayu Sari Hastuti mengatakan, Ikan merupakan salah satu sumber pangan yang kaya akan zat gizi, protein, omega 3 dan omega 6, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi. Makanya dirinya berharap 30 peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan akan menjadi pengusaha baru.

Pelatihan pengolahan ikan akan dilaksanakan di setiap kecamatan. Pesertanya dari warga dan kader PKK. Adapun tujuan dari pelatihan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu dalam menangani dan mengelola ikan yang baik dan sehat tanpa menggunakan bahan tambahan yang berbahaya pada kesehatan.

“Sekaligus meningkatkan pengetahuan tentang wawasan kewirausahaan melalui program pengembangan kewirausahaan terpadu yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” jelas Bayu Sari. (fat)

LEAVE A REPLY